Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Komputer   Leave a comment

Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Komputer Di Dunia Internet

Dampak Positif :
1.      Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
2.      Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
3.      Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
4.      Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
5.      Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain
6.      Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.
Dampak Negatif :
1.      Pornografi
Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.
2.      Violence and Gore
Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
3.      Carding
Karena sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini.
4.     Perjudian
Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya.
5.      kecanduan game online
a.      Mengganggu kesehatan
b.      Perubahan pola makan dan istirahat
c.       Terbengkalainya kegiatan di dunia nyataPemborosan
d.      Berbicara kasar dan kotor
e.       Mendorong melakukan hal-hal negatif
f.       Gangguan jiwa
6.      Banyak terjadi aksi penipuan dengan membuat Website untuk mendapatkan uang secara mudah. Programer yang terkenal dengan sebutan Hacker, yang dapat mengambil data seseorang untuk diperjual belikan, serta dapat merusak system orang.
Ø  Dampak positif dan Negatif  komputer dalam bidang pendidikan
Dampak Positif :
1.      Dengan adanya komputer memudahkan para guru maupun pegawai sekolah dalam memproses nilai siswa ,kehadiran siswa, pembayaran sekolah , pembuatan jadwal,dll
2.      Mempermudah siswa dalam mengerjakan tugas menambah pengetahuan dan wawasan semakin luas
3.      Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan
4.      Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan
5.      Selain berdampak positif , komputer juga bisa berdampak negatif ,seperti;
6.      Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap hak atas kekayaan intelektual (haki) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
Dampak Negatif :
1.      Anak, kemungkinan besar tanpa sepengetahuan orangtua, ‘mengkonsumsi’ games yang menonjolkan unsur-unsur seperti kekerasan dan agresivitas.
2.      Akses negatif lewat internet
3.      Pengaruh negatif lain bagi anak, adalah kecendrungan munculnya ‘kecanduan’ anak pada komputer. Kecanduan bermain komputer ditengarai memicu anak menjadi malas menulis, menggambar atau pun melakukan aktivitas sosial.
4.      Kecanduan bermain komputer bisa terjadi terutama karena sejak awal orangtua tidak membuat aturan bermain komputer. Seharusnya, orangtua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal waktu bermain komputer.
Ø  Dampak positif dan negatif penggunaan komputer dalam bidang industri
Dampak positif :
1.      Proses produksi menjadi lebih cepat dengan menggunakan teknologi komputer proses produksi menjadi lebih cepat dibandingkan dengan dikerjaakan secara manual
2.      Produktivitas meningkat, mesin –mesin berteknologi komputer mampu produksi  barang dengan kuantitas yang banyak sekaligus.
3.      Mengurangi resiko kerja. Keselamatan kerja para pekerja pabrik meningkat.karena pekerjaan yang beresiko dapat dilakukan / di gantikan oleh robot
4.      Mengurangi kesalahan, dengan komputer , perusahaan dapat meminimalkan kesalahan – kesalahan yang terjadi selama proses produksi karena ketepatan komputer.
Dampak negatif :
1.      Mengurangi kesempatan kerja,dengan sistem otomsasi industri, semua tugas manusia digantikan oleh mesin-mesin dan aplikasi komputer
2.      Biaya perawatan dan pemeliharaan mesin dan robot dalam bidang industri relatif mahal
3.      Kurangnya sumber daya manusia yang mampu mengontrol dan menjalankan alat – alat berteknologi canggih seperti itu
4.      Pemborosan energi ,setia mesin membutuhkan energi untuk bisa beropersasi misalnya energy listrik atau bahan bakar.
Ø  Dampak positif dan Negatif  Komputer Dalam Bidang Kesehatan
Dampak positif :
    • Ditemukannya mikroskop, sinar-X, antibiotik, obat-obat bius, transplantasi vaksinasi bidang kedokteran dan pengobatan dalam rangka peningkatan kesehatan masyarakat telah maju dengan pesat. Penemuandalam bidang-bidang tersebut telah membebaskan manusia dari bahaya maut, akibat penyebaran wabah penyakit yang mengerikan seperti cacar, typus, malaria, TBC, tumor, kanker, dan lain-lain.
    • Ditemukannya alat-alat pengganti organ tubuh manusia yang telah rusak. Misalnya mata (baik mata buatan maupun donor mata), ginjal dan jantung.
    • Diketemukannya keahlian dalam bidang operasi plastik, sehingga hidung yang pesek dapat menjadi mancung, dan lain-lain.
    • Diketemukannya tata menu makan setiap hari. Dengan diketemukannya cara ini, sebagian besar masyarakat telah mengatur menu makan dengan zatvitamin sehingga dapat memperlambat keausan setiap organ tubuh manusia dengan begitu akan memberi kesempatan untuk lebih lama.
  • Diketemukannya peralatan untuk mengolah sampah dan limbah sehingga sampah dan limbah tidak lagi mengganggu kelangsungan hidup manusia
Dampak negatif :
Dampak negatif psikologi yang ditimbulkan dari komputer antara lain :

1. Anti Sosial
Sikap dan perilaku anti sosial terbentuk dari terpaan isi program dari fitur yang diciptakan dari media ini komputer. Salah satu fitur yang banyak menghiasi isi software komputer adalah permainan. Baik anak-anak, remaja sampai orang dewasa menggunakan komputer untuk memainkan permainan kesukaan mereka masing-masing. Contohnya saja mahasiswa-mahasiswa bermain permainan olahraga atau perang-perangan seperti counter strike (CS) yang merupakan permainan dalam komputer.

Berdasarkan penelitian eksperimen dalam buku yang ditulis Andersen, permainan komputer dengan kandungan kekerasan memiliki tingkat terpaan kekerasaan yang sama seperti terpaan dalam prgram televisi. Bahkan sebuah penelitian menyatakan bahwa permainan video (video games) memiliki kemampuan lebih besar untuk membuat anak-anak menjadi kurang sensitif terhadap kekerasan dibandingkan televisi atau pun pengalaman kehidupan yang bersinggungan dengan kekerasan.
2. Computer Anxiety (kecemasan, ketakutan terhadap komputer)

Ketakutan terhadap komputer ini menerpa hampir sepertiga populasi pengguna dewasa komputer. Beberapa akibat dari kasus yang paling menakutkant yang dirasakan terhadap komputer adalah mual-mual, vertigo, dan keringat yang bercucuran. Penyebab ketakutan mereka ada banyak hal dan salah satunya karena ketakutan mereka akan mendapatkan bencana dengan menekan kunci yang salah. Dalam hal ini ketakutan mereka dihubungkan dengan tingkat privasi yang dapat ditembus karena kesalahan mereka menekan tombol misalnya saja menekan gambar spam yang ada dalam internet. Penyebab lainnya adalah perasaan lepas kendali yang dirasakan orang-orang non teknis atau tidak memilki kemampuan teknis pada komputer ketika dihadapkan pada sistem teknis yang kompleks dan menyulitkan.

3. Adiksi terhadap internet
Komputer juga dapat membuat kecenderungan adiksi pada semua orang yang menggunakan komputer. Perasaan ini mendorong orang untuk terus-menerus menggunakan komputer layaknya orang yang mengidap ketagihan narkotika. Komputer beserta fitur yang ditawarkannya secara tidak sengaja membentuk komputer menjadi sperti obat yang harus diminum dan jika tidak diminum akan menimbulkan rasa sakit tersendiri yang dialami para penggunanya. Situs-situs yang ada dalam internet dengan jasa dan layanan yang ditararkan dapat memenuhi kepuasan dan kebutuhan orang yang memakainya.
Sedangkan Efek Negatif terhadap kesehatan manusia yang ditimbulkan oleh teknologi komputer adalah antara lain :

1. RadiasiMonitor

Mata adalah organ tubuh yang paling mudah mengalami penyakit akibat kerja, karena terlalu sering memfokuskan bola mata ke layar monitor. Tampilan layar monitor yang terlalu terang dengan warna yang panas seperti warna merah, kuning, ungu, oranye akan lebih mempercepat kelelahan pada mata.
2. Terganggunya Syaraf
Printer yang menggunakan sistim buble jet kebisingannya relatif lebihrendah bila dibandingkan dengan printer sistim dot matrix. Saat ini printer yang paling rendah kebisingannya adalah sistim laser printer. Kebisingan yang tinggi dapat mempengaruhi syaraf manusia dan hal ini dapat berakibat pada kelelahan maupun rasa nyeri.
3. Repetitive Strain Injury (RSI)
RSI merupakan sebuah terminologi yang mengacu pada beberapa variasi keluhan kerangka otot (musculoskeletal). Ini menyangkut keluhan yang dikenal dengan sakit urat otot. RSI meliputi gangguan lengan atas berkaitan dengan kerja (Work-Related Upper Limb Disorders) dan luka penggunaan berlebihan yang berhubungan dengan kerja (Occupational Overuse Injuries).

Tapi kesemuanya itu baik dan buruknya fungsi komputer tergantung kepada si pemakainya, dan saya yakin bahwa komputer di ciptakan bukanlah untuk membuat hal yang buruk, tetapi untuk membantu manusia dalam mempermudah segala bidang pekerjaan.

Posted Desember 23, 2012 by andyfebruary29 in Uncategorized

Pengertian Komputer Menurut Berbagai Sumber   Leave a comment

Pengertian Komputer Secara Umum

Pengertian Komputer Secara Umum bisa kita artikan kepada kumpulan alat elektronik yang tersusun menjadi rangkaian membentuk sebuah mesin berteknologi dengan kontrol sistem operasi disertai program-program yang mampu menerima dan menyimpan data, melakukan pengolahan dan memberikan hasil dalam bentuk informasi sesuai prosedur operasi yang dirumuskan.
  • Menurut buku Computer Annual (Robert H. Blissmer, 1985):
·         Komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut:
·         ~ menerima input
·         ~ memproses input tadi sesuai dengan programnya
·         ~ menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan
·         ~ menyediakan output dalam bentuk informasi
  • Menurut buku Computer Today (Donald H. Sanderes, 1985):
Komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output dibawah pengawasan suatu langkah-langkah instruksi-instruksi program yang tersimpan di memori (stored program).
  • Menurut buku Computer Organization (V.C. Hamacher et al, 1982, ZG. Vranesic, SG. Zaky):
Komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dapat menerima informasi input digital, memprosesnya sesuai dengan suatu program yang tersimpan di memorinya (stored program) dan menghasilakn output informasi.
  • Menurut buku Introduction To The Computer, The Tool Of Business (William M. Fuori):
Komputer adalah suatu pemroses data (data processor) yang dapat melakukan penghitungan yang besar dan cepat, termasuk penghitungan aritmatika yang besar dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia mengoperasikan selama pemrosesan (definisi ini diambilkan dari American National Standard Institute dan sudah didiskusikan serta sudah disetujui dalam suatu  pertemuan Internasional Organization For Standardization Technical Committee)
  • Menurut buku Introduction To Computer (Gordon B. Davis):
Komputer adalah tipe khusus alat penghitung yang mempunyai sifat tertentu yang pasti.
Dari beberapa definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa komputer adalah:
1.      Alat elektronik
2.      Dapat menerima input data
3.      Dapat mengolah data
4.      Dapat memberikan informasi
5.      Menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer
6.      Dapat menyimpan program dan hasil pengolahan
7.      Bekerja secara otomatis
  • Menurut (Elias M. Awad)
Komputer sebuah alat hitung yang memproses data untuk disajikan dalam bentuk data digital dan data analog.
  • Menurut (Larry Long dan Nancy Long)
Ø  Komputer adalah alat hitung elektronik yang mampu menginterpresentasikan dan juga melaksanakan perintah program untuk input, output, perhitungan, dan operasi-operasi logik.
  • Menurut (Williams, Sawyer)
Komputer adalah mesin multiguna yang dapat diprogram, yang menerima data (fakta-fakta dan gambar-gambar kasar) dan memproses atau memanipulasinya ke dalam informasi yang dapat kita gunakan
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitunganaritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar monitor belum dalam bentuk print out (kertas). Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti sliderule, jenis kalkulatormekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti “komputer” adalah “yang memprosesinformasi” atau “sistem pengolah informasi.”

Posted Desember 23, 2012 by andyfebruary29 in Uncategorized

Makalah komunikasi satu arah   Leave a comment

BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang masalah
Pada dasarnya, manusia adalah mahluk yang bergantung. Sehingga, tidak bisa hidup secara mandiri dan pasti membutuhkan orang lain untuk mengatasi kendala yangada dalam kehidupannya, sehingga manusia biasa disebut sebagai makhluk sosial.Dalam menjalani kehidupan sosial tersebut, seseorang memerlukan sebuah fasilitas serta cara untuk membantunya mempermudah dirinya untuk masuk pada ranah sosial tersebut. Interaksi merupakan ungkapan yang kemudian dapat menggambarkan cara untuk mempermudah terjadinya sebuah hubungan antara seseorang dengan orang lain,yang kemudian diaktualisasikan melalui praktek komunikasi.
Oleh karena itu,seringkali istilah komunikasi digantikan dengan komunikasi sosial, Komunikasi juga ditujukan untuk menyatukan komponen-komponen sosial yang bervariasi dan mempunyai prilaku yang berbeda.Komunikasi adalah proses di mana pesan-pesan ditransfer dari sumber kepada penerima, baik secara langsung maupun melalui media. Memahami komunikasi berarti memahami apa yang terjadi selama komunikasi berlangsung,mengapa itu terjadi, manfaat apa yang dirasakan, akibat-akibat apa yang ditimbulkan, apa tujuan dari aktivitas komunikasi, sesuai dengan apa yang diinginkan, memahami hal-hal yang dapat mempengaruhi dan memaksimalkan hasil-hasil dari kejadian tersebut.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1       Pengertian Komunikasi
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal.
2.2       Dasar Komunikasi
Komunikasi mempunyai  dasar sebagai berikut: Niat, Minat,  Pandangan, Lekat, Libat.
1. Niat menyangkut :
ü  a.) Apa yang akan disampaikan
ü  b.) Siapa sasarannya
ü  c,) Apa yang akan dicapai
ü  c.) Kapan akan disampaikan
2. Minat, ada dua faktor yang mempengaruhi yaitu:
   a.)  Faktor obyektif   : merupakan rangsang yang kita terima
ü  b.) Faktor subyektif : merupakan faktor yang menyangkut diri si penerima   stimulus
3. Pandangan,
Merupakan makna dari informasi yang disampaikan  pada sasaran, menafsirkan informasi yang diterima tergantung pada pendidikan, pekerjaan, pengalaman dan kerangka pikir seseorang.
4. Lekat, merupakan informasi yang disimpan oleh si penerima.
5. Libat, merupakan keterlibatan panca indera sebanyak-banyaknya.
2.2       Tujuan Komunikasi
Menurut Hewitt (1981), menjabarkan tujuan penggunaan proses komunikasi secara spesifik sebagai berikut:
  • Mempelajari atau mengajarkan sesuatu
  • Mempengaruhi perilaku seseorang
  • Mengungkapkan perasaan
  • Menjelaskan perilaku sendiri atau perilaku orang lain
  • Berhubungan dengan orang lain
  • Menyelesaian sebuah masalah
  • Mencapai sebuah tujuan
  • Menurunkan ketegangan dan menyelesaian konflik
  • Menstimulasi minat pada diri sendiri atau orang lain
2.3       Komponen komunikasi
  • Komponen komunikasi adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik. Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah:
  • Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
  • Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
  • Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
  • Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain
  • Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.
  • Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan (“Protokol”).
2.4       Model-model komunikasi
Dari berbagai model komunikasi yang sudah ada, di sini akan dibahas tiga model paling utama, serta akan dibicarakan pendekatan yang mendasarinya dan bagaimana komunikasi dikonseptualisasikan dalam perkembangannya.
>> Model Komunikasi Linear
Model komunikasi ini dikemukakan oleh Claude Shannon dan Warren Weaver pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical of Communication. Mereka mendeskripsikan komunikasi sebagai proses linear karena tertarik pada teknologi radio dan telepon dan ingin mengembangkan suatu model yang dapat menjelaskan bagaimana informasi melewati berbagai saluran (channel).  Hasilnya adalah konseptualisasi dari komunikasi linear (linear communication model). Pendekatan ini terdiri atas beberapa elemen kunci: sumber (source), pesan (message) dan penerima (receiver). Model linear berasumsi bahwa seseorang hanyalah pengirim atau penerima. Tentu saja hal ini merupakan pandangan yang sangat sempit terhadap partisipan-partisipan dalam proses komunikasi.
>> Model Interaksional
Model interaksional dikembangkan oleh Wilbur Schramm pada tahun 1954 yang menekankan pada proses komunikasi dua arah di antara para komunikator. Dengan kata lain, komunikasi berlangsung dua arah: dari pengirim dan kepada penerima dan dari penerima kepada pengirim. Proses melingkar ini menunjukkan bahwa komunikasi selalu berlangsung. Para peserta komunikasi menurut model interaksional adalah orang-orang yang mengembangkan potensi manusiawinya melalui interaksi sosial, tepatnya melalui pengambilan peran orang lain. Patut dicatat bahwa model ini menempatkan sumber dan penerima mempunyai kedudukan yang sederajat. Satu elemen yang penting bagi model interkasional adalah umpan balik (feedback), atau tanggapan terhadap suatu pesan.
>> Model transaksional

Model komunikasi transaksional dikembangkan oleh Barnlund pada tahun 1970. Model ini menggarisbawahi pengiriman dan penerimaan pesan yang berlangsung secara terus-menerus dalam sebuah episode komunikasi. Komunikasi bersifat transaksional adalah proses kooperatif: pengirim dan penerima sama-sama bertanggungjawab terhadap dampak dan efektivitas komunikasi yang terjadi. Model transaksional berasumsi bahwa saat kita terus-menerus mengirimkan dan menerima pesan, kita berurusan baik dengan elemen verbal dan nonverbal. Dengan kata lain, peserta komunikasi (komunikator) melalukan proses negosiasi makna.

2.3       Proses Komunikasi
Proses komunikasi adalah Pengiriman pesan, penerima pesan dan pesan.
 Gambar
>>  Pengertian Pengirim pesan
Pengirim pesan adalah orang yang mempunyai ide  untuk disampaikan kepada seseorang dengan harapan   dapat dipahami oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan yang dimaksudkannya.
>>  Pengertian Penerima pesan
Penerima pesan adalah orang yang dapat memahami pesan  dari sipengirim  meskipun dalam bentuk code/isyarat  tanpa mengurangi arti pesan  yang dimaksud oleh pengirim
>>  Pengertian Pesan
Pesan adalah informasi yang akan disampaikan  atau diekspresikan  oleh pengirim pesan.  Pesan dapat verbal atau non verbal dan pesan akan efektif bila diorganisir secara baik dan jelas.
Komunikasi satu arah

2.4       Pengertian Komunikasi Satu Arah

Komunikasi satu arah adalah Pesan  disampaikan oleh sumber kepada sasaran  dan sasaran tidak dapat  atau tidak mempunyai kesempatan untuk memberikan umpan balik atau bertanya. Komunikasi satu arah bisa dikatakan sebagai komunikasi yang tidak memberi kesempatan kepada pendengar untuk memberikan tanggapan atau sanggahan.
Komunikasi satu arah banyak kita temui dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi satu arah condong lebih banyak di pakai dalam dunia militer ini dikarenakan dalam dunia militer menggunakan sistem komando, dimana perintah dari atasan harus dilaksanakan oleh bawahan tanpa ada pertanyaan atau timbal balik.
Pesan  disampaikan oleh sumber kepada sasaran  dan sasaran tidak dapat  atau tidak mempunyai kesempatan untuk memberikan umpan balik atau bertanya.
Dalam komunikasi satu arah banyak memiliki kekurangan, ini dikarenakan tidak adanya untuk umpan balik yang dilakukan setelah pemberian informasi tersebut, dimana ini bisa mengakibatkan dampak negatif dari penggunaan komunikasi satu arah ini.

2.4.1   Komunikasi sebagai tindakan satu arah

Komunikasi sebagai tindakan satu arah adalah suatu perspektif atau pemahaman populer mengenai komunikasi manusia adalah suatu komunikasi yang mengisyaratkan penyampaian pesan searah dari seseorang (bisa juga sebuah lembaga) kepada seseorang atau sekelompok orang. Komunikasi dianggap suatu proses linear yang di mulai dengan sumber atau pengirim dan  berakhir pada penerima, sasaran atau tujuannya. Michael Burgon menyebutnya sebagai “source oriented defenition” atau defenisi komunikasi berorientasi sumber.

Perspektif ini  menganggap komunikasi sebagai “intentional act” atau tindakan yang di sengaja. Defenisi ini tentu saja mengabaikan komunikasi yang tidak di sengaja atau pesan yang tidak direncanakan seperti nada suara, ekspresi wajah atau isyarat lainnya yang sulit kita kontrol.

Konsep komunikasi sebagai tindakan satu arah menyoroti penyampaian pesan yang efektif dan mengisyaratkan bahwa semua kegiatan komunikasi bersifat instrumental dan persuasif.
Berikut beberapa defenisi komunikasi yang mendukung komunikasi sebagai tindakan satu arah:
  • Carl I. Hovland, “Komunikasi adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan rangsangan-rangsangan (biasanya lambang-lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain (komunikan).
  • Gerald R. Miller, “Komunikasi terjadi ketika suatu sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat yang di sadari untuk mempengaruhi perilaku penerima”.
  • Everett M. Rogers, “Komunikasi adalah proses di mana suatu ide dialihkan dari sumber kepada satu penerima atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka”.
  • Harold Laswell, mendefinisikan komunikasi sebagai “Who says what in wich channel to whom with what effect”.

  Proses komunikasi satu arah

Gambar

2.4.2       Contoh-contoh Komunikasi Satu Arah

Dalam komunikasi satu arah banyak contoh yang dapat kita ambil yaitu :
1. Dalam Militer
Dalam dunia militer kita dapat ketahui bahwa militer menganut sistem komando, dimana para prajurit harus menuruti apa yang di inginkan atasannya, dan tanpa adanya sanggahan. Di militer komunikator lebih tepat diberikan kepada atasan, sedangkan komunikan disini adalah bawahan dari atasan tersebut, karena di militer mempunyai dasar loyalitas (kesetiaan/kemauan pada suatu pekerjaan tersebut).
2. Dalam Organisasi Privat
Dalam organisasi privat yaitu perusahaan memiliki komunikasi satu arah, misalnya dalam hal penyampaian pidato dari manajer kepada bawahan. Pemberian tugas dari atasan kepada bawahan atau Atasan sedang memberikan perintah kepada skretarisnya.
3. Dalam Organisasi Publik
Dalam organisasi publik kita dapat melihat contoh komunikasi satu arah. Contohnya adalah :
  • website sebagai media publikasi dari suatu pemerintahan. Dimana komunikasi satu arah terjadi dalam hal pemerintahan di website tersebut hanya memberitakan informasi saja dari pemerintahan kepada masyarakat.
  • pidato apel pagi setiap hari senin yang dilakukan oleh pemimpin pemerintahan, dimana pemimpin hanya menyampaikan informasi tanpa adanya sanggahan oleh para pegawai.
  • Dalam Media Komunikasi
  • Siaran Radio è Radio disini dimaksudkan kepada radio penyiaran, yaitu sebagai radio komunikasi dengar, yang menyalurkan gagasan dan informasi dalam bentuk suara secara umum dan terbuka.
  • Televisi è Televisi merupakan media komunikasi satu arah jika menayangkan berita atau informasi siaran yang disertai gambar.
  • Surat Kabar è Surat kabar merupakan media komunikasi satu arah, dimana surat kabar hanya menyampaikan informasi-informasi melalui tulisan-tulisan yang dicetak dalam kertas.
  • sebuah baliho iklan produk yang sedang dibaca seseorang di pinggir jalan.
2.4.3       kelemahan dan keuntungan Komunikasi Satu Arah
  • alasan orang tidak menyukai komunikasi satu arah yaitu :
  1. Tidak ada interaksi antara komunikan dengan komunikator
  2. Tidak ada timbal balik dari komunikan
  3. Komunikasi tidak efektif
  4. Komunikan hanya sebagai informan saja bagi komunikator
  5. Media komunikasi terbatas.
  6. Dapat menimbulkan kesalah pahaman dan ketidak jelasan, sehingga muncul prasangka yang tidak baik.
  • Alasan orang menyukai komunikasi satu arah, yaitu :
  1. Mengefektifkan penggunaan waktu
  2. Dalam dunia militer komunikasi sangat di perlukan terutama dalam keadaan darurat atau dalam perperangan.
  3. Lebih cepat dan efisien,
  4. Dalam hal-hal tertentu dapat memberikan kepuasan kepada komunikator, karena pihak komunikan tidak mempunyai  kesempatan untuk memberikan respons atau tanggapan terhadap hal-hal yng disampaikan oleh komunikator,
  5. Dapat membawa wibawa komunikator (pimpinan), karena komunikasi tidak dapat mengetahui secara langssng atau menilai kesalahan dan kelemahan komunikator.

2.4.4   Hambatan-hambatan Yang Terjadi Dalam Komunikasi Satu Arah

a.)  Komunikan hanya sebagai informan saja bagi komunikator
b.) media komunikasi terbatas
c.) pesan yang di sampaikan kadang tidak jelas bagi penerima pesan

2.4.5   Solusi Untuk Mengatasi Hambatan Yang Terjadi Dalam Komunikasi Satu Arah

a.    media komunikasi hendaknya lebih banyak dan bervariatif
b.    pesan yang disampaikan dan gesture,  harus jelas
2.4.6 Pada Saat  Yang Bersamaan, Situasi Di Mana Kita Mendengar Gosip Melalui Kabar Angin.Apakah Gosip Bisa Berubah Menjadi  Fakta?
 
Bisa atau tidaknya, tentunya semua itu tergantung pada:
a.)  Cara menyikapi informasi yang digosipkan
b.)  Media komunikasi yang dipakai
c.)   Kejelasan informasi
d.)  Keadaan fisik dan psikologis si informan
e.)  Kebenaran atau kejujuran si komunikator dalam memberikan informasi
f.)  Identitas si komunikator.
BAB III
KESIMPULAN Dan SARAN
KESIMPULAN
Komunikasi dirumuskan sebagai suatu proses penyampaian pesan/informasi diantara beberapa orang. Karenanya komunikasi melibatkan seorang pengirim, pesan/informasi saluran dan penerima pesan yang mungkin juga memberikan umpan balik kepada pengirim untuk menyatakan bahwa pesan telah diterima. Komunikasi sangat penting dalam kehidupan manusia karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Dalam berkomunikasi seseorang harus memiliki dasar yang akan menjadi patokan seseorang tersebut dalam berkomunikasi. Dalam proses komunikasi kita juga harus ingat bahwa terdapat banyak hambatan-hambatan dalam berkomunikasi.
Tujuan komunikasi adalah berhubungan dan mengajak dengan orang lain untuk mengerti apa yang kita sampaikan dalam mencapai tujuan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan dalam bekerja sama dengan orang lain. Ada dua jenis komunikasi, yaitu verbal dan non verbal, komunikasi verbal atau tertulis dan komunikasi non verbal atau bahasa(gerak) tubuh. Komunikasi satu arah terjadi bila pengirim pesan tidak mendapat feedback dari komunikan, sedangkan  Komunikasi dua arah terjadi bila pengiriman pesan dilakukan dan mendapatkan umpan balik dari komunikan. Dalam berkomunikasi hendaknya merasakan timbal balik antara pemberi informasi serta penerima informasi sehingga terciptanya suatu hubungan yg mutualisme antara keduanya.
SARAN
>>  Komunikator hendaknya memiliki kemampuan dalam proses penyampaian informasi, dan menggunakan saluran atau alat bantu komunikasi sesuai dengan kebutuhan, sehingga dapat efektif dan efisien.
>>  Komunikan hendaknya memahami keberadaannya sebagai penerima pesan atau informasi.
>> Dalam proses komunikasi hendaknya terjalin kerjasama yang baik, sehingga kegiatan komunikasi terjadi aktif tidak pasif, sehingga terjadinya timbal balik dan tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.

Posted Desember 22, 2012 by andyfebruary29 in Uncategorized

Bisnis plan agar-agar kering   Leave a comment

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Banyak penelitian membuktikan bahwa rumput laut merupakan bahan makanan yang sangat berkhasiat. Oleh sebab itu, banyak masyarakat yang mulai membudidayakannya dan memanfaatkannya. Salah satunya adalah dengan mengolah rumput laut menjadi agar-agar.

1

1.1.1 Rumput Laut

Sebagai bahan pangan, rumput laut telah dimanfaatkan bangsa Jepang dan Cina semenjak ribuan tahun yang lalu. Sebenarnya apa rumput laut itu?. Rumput laut merupakan tumbuhan laut jenis alga, masyarakat Eropa mengenalnya dengan sebutan seaweed. Tanaman ini adalah gangang multiseluler golongan divisi thallophyta. Rumput laut biasanya hidup di dasar samudera yang dapat tertembus cahaya matahari. Seperti layaknya tanaman darat pada umumnya, rumput laut juga memiliki klorofil atau pigmen warna yang lain. Warna inilah yang menggolongkan jenis rumput laut.

Secara umum, rumput laut yang dapat dimakan adalah jenis ganggang biru (cyanophyceae), ganggang hijau (chlorophyceae), ganggang merah (rodophyceae) atau ganggang coklat (phaeophyceae). Kandungan serat (dietary fiber) pada rumput laut sangat tinggi. Serat ini bersifat mengenyangkan dan memperlancar proses metabolisme tubuh sehingga sangat baik dikonsumsi penderita obesitas. Karbohidratnya juga sukar dicerna sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama tanpa takut kegemukan (Budi Sutomo). Beragam hasil olah rumput laut dapat dijumpai di pasaran, mulai dari yang kering, bubuk maupun yang segar. Berikut beberapa diantaranya:

  • Agar-agar: Produk agar-agar diperoleh dari ekstraksi satu jenis rumput laut saja dan campuran berbagai macam rumput laut.
  • Nori: Nori dibuat dari rumput laut yang dihaluskan. bubur rumput laut ini kemudian dihamparkan dengan ketebalan yang sangat tipis.
  • Kombu dan Wakame Sejenis ganggang laut yang dikeringkan. Kombu adalah bahan dasar membuat kaldu pada masakan Jepang.
  • Manisan Rumput Laut Diperoleh dari rumput laut segar, kemudian dicuci, direbus dan diolah dengan larutan gula sebagai pengawetnya.

Bahan baku yang digunakan untuk mengolah bahan makanan dari olahan rumput laut ini biasanya adalah rumput laut jenis Gracilaria yang juga dikenal sebagai agar merah, yaitu jenis Gracilaria alam yang banyak dijumpai di Pantai Selatan P. Jawa dan Bali. Jenis rumput luat lain yang digunakan adalah rumput laut jenis Gracilaria dari hasil budidaya di tambak.

Jenis rumput laut agar merah dapat di gunakan sendiri atau dicampur dengan Gracilaria tambak sendiri biasanya menghasilkan agar-agar yang lembek sehingga sulit dilakukan preparasi. Oleh karena itu, untuk memperkuat gel agar-agar yang terbentuk, Gracilaria tambak di campur dengan agar merah dengan perbandingan tertentu. Ciri-ciri kedua jenis rumput laut ini sebagai berikut:

  • Rumput laut agar merah berwarna tua sampai kehitaman, agak kusam, talus agak panjang, cukup kering tetapi agak lembab (kadar air sekitar 40%), biasanya banyak tercampur kotoran (pasir, garam, karang, kulit kerang, rumput laut lain, benda asing lain).
  • Rumput Gracilaria tambak biasanya berwarna hijau gelap, kehijauan sampai keputih-putihan agak kusam, talus kecil dan panjang sehingga sering disebut bulu kambing, cukup kering (kasar) atau agak lembab, dan biasanya hanya sedikit tercampur kotoran (tanah, lumpur, pasir, benda asing lain).

Pada makalah ini kami akan mencoba mengembangkan salah satu  makanan hasil dari olahan rumput laut yang dapat dijadikan sumber usaha baru,yaitu  agar-agar kering/permen agar-agar, dengan uraian sebagai berikut;

Agar-Agar kering/permen agar-agar

2

Latar belakang

Sebagian besar penduduk Indonesia bahkan dunia, hampir dapat di pastikan mengenal dan menyukai permen. Menurut penelusuran literatur, permen memiliki  manfaat yang istimewa. Permen selain bisa hanya sekedar dinikmati juga dapat mengurangi stress dan merilekskan suasana hati. Selain itu, permen banyak disukai karena bisa digunakan sebagai tanda ucapan kasih kepada seseorang.

Agar-agar adalah salah satu produk bahan makanan yang terbuat dari rumput laut. Zat yag terkandung dalam agar-agar sangat baik untuk pencernaan dan penambah nutrisi dalam tubuh. Oleh karena itu banyak masyarakat Indonesia yag suka mengkonsumsi agar-agar (Nila Furaida, dkk). Dalam agar-agar terkandung vitamin, mineral colloidal, iodin, asam lemak esensial, asam amino, dan berbagai enzim.

Selama ini, agar-agar dikonsumsi hanya dalam bentuk agar-agar yang dicampur nata atau roti sebagai kue. Tetapi, melalui inovasi baru, agar-agar bisa digunakan sebagai permen yang aman bagi kesehatan . Perbedaan agar-agar biasa dengan permen agar-agar hanyalah pada bentuk penyajiannya. Permen agar-agar berbentuk kering seperti permen. Ukuran, bentuk dan warnanya juga dibuat seperti permen. Permen agar-agar bisa menjadi camilan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan.

Pada dasarnya, agar-agar kering sama dengan permen agar-agar. Agar-Agar Kering atau “Dried Agar-Agar” adalah makanan tradisional dari Malaysia. Agar-agar kering rasanya manis, beraneka warna dan bentuk. Seringkali, makanan ini disajikan pada hari raya Ied.

1.2 Deskripsi Perusahaan

Agar-agar kering merupakan usaha makanan yang bahan dasarnya terbuat dari Rumput laut. Makanan ini untuk meningkatkan pemanfaatan pengolahan rumput laut menjadi produk yang bernilai jual dan menjadi variasi pada hasil olahan rumput laut. Produk olahan rumput laut ini berupa agar-agar serbuk yang sudah banyak tersedia di pasaran, karna rumput laut asli sekarang ini sulit untuk didapatkan. Terutama untuk jenis rumput laut Gracilaria yang juga dikenal sebagai agar-agar merah.

1.2.1        Visi dan Misi

  • Visi

Memanfaatkan dan meningkatkan hasil olahan rumput laut menjadi produk makanan yang lebih menarik dan bervariasi sehingga meningkatkan nilai jual hasil olahan rumput laut dan dapat diterima oleh masyarakat luas sebagai salah satu makanan alternatif pengganti cemilan.

  • Misi

Untuk mewujudkan visi tersebut, maka ditetapkan misi-misi yang harus dilaksanakan, yaitu:

1)      Memperkenalkan produk yang berupa  permen agar-agar kepada

2)      konsumen yaitu mempromosikan keunggulan produk dan manfaatnya bagi tubuh.

3)      Meningkatkan kualitas produk permen agar-agar dari bahan yang digunakan,

4)      rasa, kebersihan produk dan nilai giji yang terkandung.

5)      Melakukan analisis pasar dengan menentukan sasaran pemasaran produk

6)      Permen agar-agar/agar-agar kering.

7)      Memperluas akses pemasaran produk.

1.2.2        AnalisisSituasi

Dari segi pemasaran sudah ada banyak produk olahan rumput laut yang dijual di pasar maupun toko-toko makanan terutama di daerah pulau jawa. Untuk itu kami mencoba untuk mengembangkan usaha ini,terutama di daerah padang ini. Karena dari hasil pengamatan kami,untuk di daerah padang ini,produk ini masih jarang di pasaran.

Untuk pembuatan produk ini bahan dasarnya mudah untuk diperoleh, harganya terjangkau oleh masyarakat dengan kandungan gizi dan rasa yang tidak kalah dari produk yang lain. Selain itu pembuatan  agar-agar ini akan membuka peluang bisnis atau usaha sampingan mahasiswa di sela-sela kesibukan kuliah untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan dan menambah penghasilan mahasiswa.

1.2.3 Gambaran Produk

ü  Keunikan Produk

Produk yang kami tawarkan adalah produk dari segi bahan dasarnya yaitu:  agar-agar kering dibuat dengan memanfaatkan olahan rumput laut. Rumput laut yang menjadi bahan dasar pembuatan agar-agar mudah didapatkan di banyak tempat. Terutama yang jenis agar-agar bubuk.

ü  Novelty (Inovasi / Keunggulan Produk)

Produk hasil olahan rumput laut ini sudah dikenal masyarakat luas. agar-agar kering ini  merupakan cemilan inovasi baru, memiliki kandungan gizi yang tidak kalah dengan produk  lain. Produk yang kami hasilkan dapat bertahan kurang lebih 1 bulan. Untuk memudahkan transaksi pembelian, kami mengemas langsung ke dalam plastik ukuran ¼ kg.

1.2.4        Model Bisnis

Model bisnis yang dijalankan perusahaan ada 2 yaitu model jual langsung dan model komunitas. Model jual langsung dilakukan dengan cara menjual produk langsung ke tangan konsumen dan untuk model komunitas dilakukan dengan memanfaatkan tempat pemasaran yang sudah ada seperti pusat perbelanjaan, dan toko-toko makanan.

1.2.5         Resiko

Selain memiliki peluang usaha kami juga memiliki resiko yang harus dihadapi dan dicari solusinya. Beberapa resiko yang mungkin akan kami hadapi diantaranya adalah:

ü  Persaingan

Sekarang ini banyak makanan yang diproduksi dari rumput laut dan beranekaragam serta rasa, usaha yang kami lakukan ini untuk menarik minat konsumen dengan melakukan promosi produk secara berkesinambungan serta membuat produk dengan tampilan menarik dengan berbagai rasa sesuai dengan selera konsumen yang diminati pada saat ini. Membagikan tester dengan selebaran yang menjelaskan tentang keunggulan produk serta manfaatnya bagi kesehatan.

ü  Daya Tahan Produk

Produk olahan rumput laut bersifat tahan lama karena diolah menjadi bentu agar-agar kering yang menggunakan proses penjemuran di bawah sinar matahari. Produk yang kami hasilkan dapat bertahan kurang lebih 1 bulan. Untuk itu, disarankan agar cara penyimpanannya harus di tempat yang tertutup. Demi terjaganya keawetan produk agar-agar kering ini.

ü  Faktor cuaca

Karena proses pengeringannya dengan cara menjemurnya langsung di bawah sinar matahari, tentunya di tentukan ole faktor cuaca. Kalau musim hujan tiba, mungkin produksi pembuatan agar-agar kering ini akan mengalami hambatan.

BAB II

ASPEK PEMASAARAN

2.1  Sasaran Pemasaran

Konsumen sebagai pengguna produk yang menjadi target pemasaran adalah mahasiswa, dan masyarakat sekitar kampus, pusat perbelanjaan, pusat oleh-oleh, selain itu pedagang warung makanan di sekitar kampus dan kos-kosan.

2.2  Strategi Pemasaran

ü  Produk

Produk permen agar-agar sangat cocok untuk makanan cemilan disamping itu makanan ini tidak menggunakan bahan pengawet dan aman dikonsumsi untuk menarik minat produk makanan permen agar-agar dikemas dan disajikan menarik, praktis, dan siap dimakan.

ü  Harga Jual

Harga jual produk disesuaikan dengan harga pasar yaitu sebesar Rp. 5.000/bungkus. Dengan rasa dan tampilan menarik permen agar-agar ini dapat menarik minat para konsumen dan juga kaya akan serat serta sebagai makanan penunda lapar.

ü  Promosi

Promosi permen agar-agar dilakukan dengan mendatangi konsumen secara langsung yaitu dengan menawarkan produk tersebut ke warung makanan, pusat perbelanjaan, pusat oleh-oleh, dan tempat lainnya.

ü  Sistem Pemasaran dan Distribusi

Pemasaran produksi dimulai dari pusat perbelanjaan di sekitar kampus dan di pusat oleh-oleh yang ada di padang. Selain itu, dengan cara dititipkan di kos-kosan mahasiswa, relasi dan para pemilik warung.

2.3 Aspek kedepan

Meingkatkan produksi penjualan, meningkatkan status perusahaan, menambah jenis produk ,dan

memperluas wilayah pemasaran

BAB III

ASPEK PRODUKSI

 

3.1  Lingkungan Tempat Produksi

Tempat produksi permen agar-agar ini berada di Jalan Aur  Duri Indah No.34 padang. Lokasi ini dekat dengan jalan raya sehingga mudah untuk diakses dengan kendaraan umum. Keberadaan tempat produksi ini tidak menyebabkan polusi baik dalam bentuk debu, suara maupun limbah karena tidak menggunakan peralatan mesin. Yang bisa menimbulkan kebisingan sehingga keberadaan tempat produksi ini dapat diterima baik oleh penduduk. Lokasi ini juga strategis dalam usaha pemasaran produk.

3.2  Bahan dan Alat Produksi

Usaha pembuatan permen agar-agar membutuhkan bahan baku berupa agar-agar bubuk. Bahan baku tersebut tersedia cukup melimpah dan mudah untuk didapatkan. Bahan pendukung antara lain air, , gula pasir, pewarna makanan. Sedangkan untuk peralatan yang dibutuhkan antara lain.

  1. Kompor
  2. Panci
  3. Pisau bergelombang
  4. Talenan pelastik
  5. Baskom
  6. Loyang

Tabel. Kebutuhan Peralatan

No

Nama Barang

Jumlah

Harga Satuan

Harga

1

Kompor

1 buah

Rp. 100.000

Rp. 100.000

2

Panci

1 buah

Rp. 15.000

Rp. 15.000

3

Baskom

2 buah

Rp. 10.000

Rp.20.000

4

Pisau bergelombang

1 buah

Rp. 5.000

Rp.5.000

5

Talenan Plastik

1 buah

Rp. 5.000

Rp.5.000

6

Plastik Pembungkus

2 pack

Rp. 3.000

Rp. 6.000

7

Loyang

2 buah

Rp.5.000

Rp.10.000

JUMLAH

Rp138.000,00

Rp161.000,00

Tabel kebutuhan bahan baku dan pendukung tiap produksi

 

No

Nama Barang

Jumlah

Harga

1 Agar-agar bubuk 5 bungkus Rp. 25.000,00
2 Gula pasir 2 kg Rp. 24.000,00
3 Pewarna makanan 3 botol (3 warna) Rp. 15.000,00
4 Minyak tanah 1 liter Rp.   5.000,00
JUMLAH   Rp69.000,00

3.3  Pesediaan bahan baku

dalam kegiatan produksi kami, bahan baku yang digunakan adalah bahan yang tahan lama. Karena bahan baku yang dibutuhkan sudah ada di pasaran, jadi dalam kegiatan produksi ini tidak harus menyediakan stok yang berlebih.

3.4  Proses Produksi

Untuk membuat agar-agar kering ini, prosesnya tidak terlalu sulit. Bahan-bahan yang dibutuhkan juga mudah di dapat. Jika ada yang ingin mencoba untuk membuat permen-agar-agar ini, berikut ini adalah bahan-bahan dan langkah-langkahnya.

Bahan-bahan

ü  5 bungkus Agar-agar bubuk

ü  1250 cc Air

ü  2 kg Gula pasir

ü  Pewarna kue

Cara Pembuatan 

1)      Rebus agar-agar kering dengan 8 gelas air sehingga mendidih.

2)      Masukkan gula pasir masak sambil di aduk-aduk sampai gulanya hancur dan adonan menjadi kental.

3)      Masukkan pewarna, ratakan, lalu tuang di loyang datar, tebalnya kira-kira 1 jari.

4)      Dinginkan, lalu potong persegi-persegi kecil. Lebih baik dipotong dengan pisau berombak, jemur sampai kering dan berkristal.

5)      Balik-balikan agar-agar supaya rata keringnya,proses ini mungkin mengambil waktu 8 sampai 10 hari..

6)      Setelah kering, simpan di tempat tertutup.

Ini dia berbagai macam bentuk permen agar-agar

agr

3.5 Kapasitas Produksi

Kapasitas produksi yang direncanakan adalah sebanyak 100 bungkus setiap 1 kaliproduksi.

BAB 1V

ASPEK KEUANGAN

4.1  Biaya untuk memulai Bisnis

Kebutuhan modal untuk memulai usaha adalah sebesar Rp245.000,00 Dana tersebut dialokasikan untuk kebutuhan pengeluaran awal produksi. Berikut ini adalah rincian kebutuhan awal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha pada awal produksi permen agar-agar

Kebutuhan Modal Awal pada Bulan Pertama

Usaha agar-agar kering

ü  Investasi yang diperlukan Biaya Produk

No

Nama Barang

Jumlah

Harga Satuan

Harga

1

Kompor

1 buah

Rp. 100.000

Rp. 100.000,00

2

Panci

1 buah

Rp. 15.000

Rp. 15.000,00

3

Baskom

2 buah

Rp. 10.000

Rp.20.000,00

4

Pisau bergelombang

1 buah

Rp. 5.000

Rp.5.000,00

5

Talenan Plastik

1 buah

Rp. 5.000

Rp.5.000,00

6

Plastik Pembungkus

2 pack

Rp. 3.000

Rp. 6.000,00

7

Loyang

2 buah

Rp.5.000

Rp.10.000,00

Total kebutuhan peralatan

 Rp161.000,00

Total investasi awal yang dibutuhkan

Rp161.000,00

 

MODAL KERJA

No

Nama Barang

Jumlah

Harga Satuan

Total Harga

1 Agar-agar bubuk 5 bungkus

Rp. 5.000,00

Rp. 25.000,00

2 Gula pasir 2 kg

Rp. 12.000,00

Rp. 24.000,00

3 Pewarna makanan 3 botol (3 warna)

Rp.    5.000,00

Rp. 15.000,00

4 Minyak Tanah 1 liter

Rp. 5.000,00

Rp.   5.000,00

Total kebutuhan biaya untuk pembelian bahan per produksi

Rp. 69.000,00

Total biaya bahan pokok dan pendukung

Rp. 230.000,00

Biaya transportasi

Rp. 10.000,00

Biaya listrik

Rp.   5.000,00

Total modal awal yang dibutuhkan

Rp. 245.000,00

 

Kebutuhan modal awal untuk memulai usaha sebesar Rp.  245.000,00

 

ü  Proyeksi Rugi / Laba

Proyeksi rugi-laba dalam satu kali produksi usaha

NO

PENDAPATAN

TOTAL

1

Total Penjualan Rp.500.000,00
Total Pendapatan Rp. 500.000,00

NO

BIAYA PRODUKSI

TOTAL

1 Biaya Variabel (variable cost)

Rp. 69.000,00

  Biaya Bahan Baku &  Bahan Pendukung

Rp. 69.000,00

2 Biaya Tetap (Fixed Cost)

Rp. 15.000,00

  Biaya Transportasi

Rp.10.000,00

  Biaya Listrik

Rp. 5.000,00

  Total Biaya Tetap

Rp. 15.000,00

  Total Biaya Produksi

Rp. 84.000,00

  Laba

Rp. 416.000,00

ü  Proyeksi BEP (Break Event Point)

Uraian

Total

PENJUALAN

1 100 bungkus

Rp.500.000

Total Penjualan

Rp.500.000

BIAYA VARIABEL

2 Biaya Bahan Baku dan Pendukung Rp.69.000
Total Biaya Variabel

Rp.69.000

BIAYA TETAP

3 Biaya Transportasi Rp.10.000
Biaya Listrik Rp.  5.000
Total Biaya Tetap

Rp.15.000

BEP = FC / 1-(VC/Pendapatan) Rp.17.401,392

Proyeksi Profit/Benefit of Coast Ratio (BC RATIO)

 

Penjualan

Total

1

Pendapatan penjualan Rp.500.000
Total pendapatan Rp.500.000

Biaya Produksi

Total

1

Biaya Variabel
Biaya Bahan Baku dan Pendukung Rp.       69.000
Total Biaya Variabel

Rp.       69.000

2

Biaya Tetap Rp.       15.000
Biaya Transportasi Rp.       10.000
Biaya Listrik Rp.        5.000
Total Biaya Tetap

Rp.       15.000

Total Biaya Produksi

Rp.       84.000

B/C RATIO = Pendapatan Penjualan/Biaya Produksi Rp.         5,9523

 

Usaha permen agar-agar  layak dijalankan karena B/C Ratio > 1, yaitu 5,923

BAB V

PENUTUP

5.1 KESIMPULAN

Makanan ringan merupakan makanan yang sangat digemari oleh masyarakat umum. Baik itu yang berbentuk basah atau yang hanya tahan 1 hari saja, ataupun berbentuk kering yang tahannya sampai berbulan-bulan bahkan tahunan. Di kota padang sendiri, banyak tersedia jenis makanan atau jajanan ringan, contohnya di swalayan-swalayan ternama. Setiap hari para pelaku bisnis ini akan mengantarkan barang dagangannya ke swalayan-swalayan ataupun ke toko oleh-oleh. Ini membuktikan bahwa bisnis makanan ringan adalah bisnis yang sangat menguntungkan saat ini dan ke depan.

Begitu juga dengan bisnis plan yang kami rancang di atas. Agar-agar merupakan makanan ringan yang sangat digemari oleh masyarakat. Tapi sayangnya, tidak awet dalam waktu yang lama. dari sanalah bisnis ini bermula. Agar-agar kering yang kami buat bisa disimpan dalam waktu yang lama. diharapkan jajanan ini dapat diterima dan mampu bersaing di pasaran.

5.2 SARAN

Dari bisnis plan ini diharapkan usaha ini dapat berjalan lancar, sesuai yang diharapkan dan banyak diminati konsumen. Saran dari kami yaitu dalam berbisnis apapun kita harus mempunyai kreatifitas yang tinggi, sehingga para konsumen tidak bosan atau jenuh untuk memakan atau memakai produk yang kita buat. Dalam berbisnis pembuatan agar-agar kering ini  kita harus mempunyai konsep untuk menarik para konsumen, sehingga banyak konsumen yang mau membeli produk kita, kita juga harus memperhatikan lokasi tempat usaha, sebaiknya lokasi berbisnis harus strategis sehingga banyak konsumen yang berdatangan, dan juga kita harus mengingat bahwa pembeli adalah raja sehingga kita harus ramah pada setiap konsumen atau pembeli.

Posted Februari 22, 2012 by andyfebruary29 in Uncategorized

Tagged with